Kiat Sukses Memberikan ASI Eksklusif

Jadi ibu baru adalah momen luar biasa yang dialami seorang wanita. Kesempatan untuk memberikan ASI ekslusif pada sang bayi tidak boleh dilewatkan begitu saja, karena itu adalah kewajiban seorang ibu untuk memberikan nutrisi terbaik bagi buah hatinya. Namun biasanya, di hari pertama kelahiran si kecil produksi ASI masih sedikit, hingga membuat ibu enggan menyusui dan kurang percaya diri. Padahal, produksi ASI sebenarnya akan meningkat menyesuaikan dangan kebutuhan bayi. Karena itu, motivasi serta dukungan untuk para ibu baru agar tetap memberikan ASI eksklusif perlu digalakkan untuk membangun kepercayaan dirinya. Inilah kiat sukses memberikan ASI eksklusif yang perlu diketahui oleh para calon ibu dan ibu baru tentunya.

  • Lakukan pertemuan dengan konselor laktasi untuk mengetahui lebih jauh mengenai seluk beluk ASI. Pertemuan ini sebaiknya dilakukan sebelum ibu melahirkan, yaitu pada trimester ke-2 atau ke-3 kehamilan.

  • Setelah melahirkan, segera lakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) agar kolostrum dapat segera keluar dan diisap oleh bayi.

  • Ibu yang memiliki puting datar atau masuk ke dalam cenderung pesimis dapat menyusui, namun kondisi seperti itu sebenarnya bukanlah penghalang bagi bayi untuk tetap dapat menyusu pada ibunya karena bayi bukan menyusu semata pada puting pay-udara.

  • Tanyakan pada dokter atau konselor ASI mengenai posisi dan perlekatan bayi yang tepat ke pay-udara ibu sehingga bisa menyusu degan baik.

  • Meski ASI belum keluar, ibu harus tetap sering menyusui bayinya. Karena intensitas dari isapan bayi yang akan mengirim sinyal ke otak dan memerintahkan tubuh ibu untuk memproduksi ASI lebih banyak.

  • Ibu menyusui harus selalu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi agar ASI yang keluar dapat memenuhi semua kebutuhan nutrisi bayi. Disarankan untuk memperbanyak minum, makan sayur (terutama sayur daun katuk), dan mengonsumsi buah-buahan segar.

  • Hindari stres dan rasa khawatir yang berlebihan, sebab itu akan berpengaruh terhadap produksi ASI Ibu.

  • Ibu harus yakin bisa memberikan ASI yang cukup untuk bayi. Karena keyakinan itulah yang akan memicu hormon-hormon tubuh untuk memproduksi ASI yang lebih banyak.

  • Dukungan penuh untuk para ibu yang ingin memberikan ASI eksklusif untuk bayinya. Bukan hanya dukungan oleh tenaga kesehatan, namun juga dari orang-orang terdekat ibu, suami, mertua, dan para sahabat.

  • Perasaan bahagia yang dirasakan oleh ibu juga dapat memicu produksi ASI semakin lancar. Sedangkan kekecewaan, kesedihan, itu hanya akan menghambat produksi ASI.

  • Nikmati semua proses yang dilalui selama masa menyusui. Karena masa ini adalah masa pembelajaran dimana ibu baru belajar menjadi ibu yang baik dengan menyusui anaknya, dan proses belajar anak untuk menyusu dan berbakti pada orangtuanya.


Demikian adalah tips memberikan ASI eksklusif yang bisa dipelajari, semoga dapat diambil hikmah dan manfaatnya untuk kita semua. Sayangi bayi kita dengan memberikannya hak ASI eksklusif demi masa depan dan kehidupannya.

Comments

Popular posts from this blog

Fаеdаh Вuаh Јаmbu Віјі untuk Κеsеhаtаn

8 manfaat rebung bagi kesehatan tubuh

Cara alami mengatasi diare dengan cepat