Fаеdаh Вuаh Јаmbu Віјі untuk Κеsеhаtаn

Fаеdаh Вuаh Јаmbu Віјі untuk Κеsеhаtаn   Јаmbu biji yang mеmрunуаі nama Lаtіn Рsіdіum guајаvа L ini memiliki banyak kаndungаn sеkаlіаn mаnfааt yang siap di terima oleh bаdаn. Вuаh јаmbu biji sеrіngkаlі dіkаtаkаn sebagai јаmbu klutuk atau јаmbu sіkі, tаk utama sеbutаnnуа yang utama telah siap untuk dіlаhар.  Вuаh јаmbu biji sаrаt bаkаl vіtаmіn С hіnggа раs јаdіkаn оbаt sаrіаwаn maupun sеbаtаs untuk mеlераs dаhаgа. Dі wаrung-wаrung makan sіmреl maupun rеstоrаn umumnуа tеrdаftаr mеnu јuісе јаmbu ini gunаkаn еs. Lіhаt hаl itu sudah pasti buah ini banyak dіmіnаtі lіdаh оrаng-оrаng, bukаn sеkеdаr Іndоnеsіа, di nеgаrа-nеgаrа Еrора juga banyak mаsуаrаkаt yang mеngulаs kеhеbаtаn dari buah іnі.  Κаndungаn Вuаh Јаmbu Віјі  Раdа аrtіkеl ini bаkаl dіbісаrаkаn tentang fаеdаh buah јаmbu bіјі, namun saat sebelum kеsіtu tаk еtіs bіlа uјug-uјug mеngulаs khаsіаtnуа tanpa аdа tahu kаndungаn nutrіsі yang аdа dіdаlаmnуа. Κаrеnа karena kаndungаn nutrіsіnуа tersebut banyak muncul fаеdаh yang dіdараt bаdаn. Dі

Cara Melatih Anak BAB dan BAK di Toilet

Toilet training atau melatih anak untuk buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK) di toilet merupakan tugas dari orangtua sebagai wujud pengembangan kemandirian anak dalam mengendalikan keinginannya untuk buang hajat. Kemampuan tersebut harus dikuasai oleh anak dan dapat dikatakan berhasil jika anak secara mandiri sudah dapat berjalan sendiri ke toilet, membuka celananya sendiri untuk BAB atau BAK, membersihkan, lalu memakai celananya kembali sesudahnya. Melatih anak BAB dan BAK di toilet tentu tidaklah mudah, kerena itu mengajarkan hal ini harus dilakukan secara bertahap.toilet training


Melatih anak BAB dan BAK di toilet harus dilakukan pada waktu yang tepat, yaitu saat anak mulai dapat mengontrol keinginannya untuk BAB atau BAK. Secara fisik, anak akan mulai merasakan hal ini pada usia 1,5-2 tahun. Tapi terkadang ada juga anak yang dapat merasakannya lebih cepat atau bahkan lebih lambat dari usia ini. Toilet training ini tidak boleh dilakukan dengan pemaksaan, apalagi sampai menyakiti anak secara fisik, seperti memukul, mencubit, dan memarahinya apabila si anak belum bisa mengerti. Anak yang dipaksa akan merasa ketakutan, dan akibatnya sulit dilatih untuk BAB dan BAK di toilet, seperti halnya anak yang terlambat di toilet training, maka akan sulit melakukannya.


Tanda-tanda anak sudah siap untuk toilet training




  • Anak sudah tahu ketika celananya basah karena ompol atau kotor karena BAB, dan memberitahukannya ke ibunya.

  • Anak bisa mengenali rasa ingin pipis/BAB, menahan dan melapor pada ibunya jika ingin pipis/BAB.

  • Anak mampu mempertahankan celananya tetap kering selama 2 jam, karena biasanya selang waktu pipis anak kurang lebih antara 1 jam.

  • Anak sudah dapat mengerti bahasa dan perintah sederhana dari ibunya.

  • Anak mulai tertarik untuk menggunakan toilet seperti orangtuanya.

  • Anak dapat menurunkan dan memakai celananya sendiri.

  • Anak dapat berjongkok di closet, atau duduk di atas potty (jika menggunakan wc duduk).


Cara melatih anak BAB dan BAK di toilet




  • Ibu harus meluangkan waktu untuk melakukan toilet training ini.

  • Jika anak belum mau melakukannya, jangan paksa dia. Bujuk sedikit demi sedikit hingga dia bersedia duduk di toilet untuk buang air besar/kecil di situ.

  • Buat aktifitas ke toilet menjadi rutinitas harian. Misalnya setiap bangun pagi ajak anak ke toilet untuk pipis, atau sebelum tidur, dan 45 menit setelah anak banyak minum air.

  • Ajak seluruh anggota keluarga untuk ikut melatih anak dalam toilet training yang sedang dijalani.

  • Contohkan cara menggunakan toilet yang benar, cara membersihkan diri sehabis BAB/BAK, dan memakai celananya lagi.

  • Mengajari istilah pertoiletan yang umum dipakai seluruh anggota keluarga, contohnya; pipis, berak, kencing, siram, cebok, atau sejenisnya.

  • Amati pola keseharian anak buang air, saat waktu biasa dia buang air ajak dia ke toilet, dan tawarkan apa dia ingin pipis atau BAB. Jika dia tidak mau buang air, jangan dipaksa dan dimarahi.

  • Ajari anak agar mengenali bahasa tubuh ketika akan buang air, misal perut melilit, muka memerah dan sering kentut, tandanya dia ingin BAB. Suruh dia melapor pada ibu jika merasakan hal itu.

  • Berikan pujian kepada anak setelah berhasil BAB atau BAK di toilet.

  • Pakaikan celana yang mudah dilepas dan dipakai kembali saat akan BAB/BAK sendiri di toilet.

  • Jika anak secara tidak sengaja atau kecolongan pipis di celana, jangan memarahi apalagi sampai menghukumnya, karena anak akan takut dan trauma.

  • Saat anak sudah bisa mengatur hasrat buang airnya, jangan memakaikannya popok lagi walau saat bepergian jauh. Ibu harus konsisten, lebih baik berhenti setiap 2 jam dan ajak anak pergi ke toilet untuk BAB/BAK.


Keberhasilan toilet training ini berbeda pada setiap anak. Ada yang cepat, ada juga yang lambat. Karena cara melatih anak BAB dan BAK di toilet memang membutuhkan ketelatenan yang luar biasa dari ibu, meskipun demikian ibu akan merasa sangat bangga apabila anaknya telah berhasil menguasai ketrampilan ini.


Comments

Popular posts from this blog

Fаеdаh Вuаh Јаmbu Віјі untuk Κеsеhаtаn

Cara alami mengatasi diare dengan cepat

Cara menghilangkan bekas luka